Ormas Sipil Duga Ada Eksploitasi Kayu Ilegal Pada PSN Bandara Siboru Fakfak

Ddugaan eksploitasi kayu ilegal pada Bandara Siboru Fakfak/Ist
Ddugaan eksploitasi kayu ilegal pada Bandara Siboru Fakfak/Ist

Organisasi Masyarakat (Ormas) sipil Perkumpulan Panah Papua menduga, adanya eksploitasi kayu ilegal yang dilakukan pada Proyesk Strategis Nasional (PSN) Bandara Siboru Fakfak Papua Barat


Demikian disampaikan Sulfianto Alias dari Ormas Perkumpulan Panah Papua melalui rilis pers yang diterima, Sabtu (25/11). 

"Berdasarkan hasil pemantauan kami, PT Aulia Mitra Dewata (PT AMD) diduga telah melakukan penebangan tanpa izin,"kata Sulfianto.

Sulfianto menyebut, lokasinya di areal moratorium hutan yang terletak tidak jauh dari Bandara Siboru Fakfak. 

"PT AMD menyuplai kayu kepada PT Fakfak Indah Group (PT FIG) yang berlokasi di Kampung Kayu Merah,"ujarnya.

Lanjut Sulfianto, PT FIG  mengirim kayu olahan ke Kabupaten Gresik dengan tujuan ke Industri CV Cahaya Mulya.

"Selain berbisnis kayu, PT AMD turut memenangkan proyek pekerjaan pematangan Bandara Siboru dengan total pagu anggaran APBD Kabupaten Fakfak sebesar Rp92,5 miliar terhitung 2019 hingga 2021,"katanya. 

Ia juga menyebutkan, PT AMD terhubung dengan Wakil Ketua Umum IX Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) Indonesia, Didi Iskandar Aulia.

Sebelumnya, Bandar Udara Siboru Fakfak diresmikan Presiden Joko Widodo pada Kamis, 23 November 2023.(Biman)